- titip jual
- panduan
- penjual
Cara titip jual di Gearkeun, dari foto sampai uangnya cair
Barang tetap di kamu sampai laku, komisi 5 persen dipotong dari harga yang tertera, dan dana pembeli ditahan sampai barang diterima. Ini urutannya dari awal sampai akhir.
Daftar isi
Pertanyaan pertama yang hampir selalu muncul: barangnya dikirim dulu ke Gearkeun atau tidak. Jawabannya tidak. Barang tetap di kamu sampai ada yang beli, lalu berangkat dari tanganmu langsung ke pembeli.
Yang dikerjakan Gearkeun adalah bagian yang biasanya bikin jual beli barang bekas melelahkan: memasang listing yang lengkap, memeriksanya sebelum tayang, menahan dana pembeli sampai barang sampai, dan menengahi kalau ada yang tidak beres.
Yang dipotong hanya komisi
Pembeli membayar persis harga yang tertera. Tidak ada markup di atasnya.
Yang kamu terima adalah harga itu dikurangi komisi 5 persen. Angka itu ditampilkan di wizard sebelum kamu menekan tombol terakhir, lengkap dengan rincian harga, komisi, dan sisa yang jadi milikmu, jadi tidak ada yang perlu dihitung sendiri.
Ongkos kirim terpisah dan dibayar pembeli, dihitung dari alamat asalmu ke alamat tujuan mereka. Itu sebabnya alamat asal wajib diisi: tanpa itu, ongkir dihitung dari tempat yang salah, dan angka yang meleset jauh berakhir jadi paket yang ditimbang ulang di gudang kurir.
Urutannya
1. Isi wizard
Enam langkah: kategori, detail barang, kondisi, foto, harga, lalu ringkasan. Yang paling sering ditanyakan adalah dua hal di langkah detail, yaitu berat dan dimensi paket.
Keduanya wajib, dan bukan untuk merepotkan. Kurir menagih berdasarkan berat volumetrik, yaitu panjang kali lebar kali tinggi dibagi 6000, lalu mengambil mana yang lebih besar antara itu dan berat asli. Sebuah helm di dus 40 kali 40 kali 40 sentimeter ditagih seperti paket sepuluh kilogram, padahal helmnya satu setengah kilo. Kalau ukurannya tidak diisi, ongkir dihitung dari perkiraan kategori, dan angka itulah yang ditagihkan ke pembeli.
2. Foto
Tiga sisi wajib untuk semua barang: depan, belakang, samping. Slot foto kerusakan selalu tersedia dan sangat dianjurkan, karena satu foto baret yang jujur menghentikan lebih banyak komplain daripada satu paragraf deskripsi.
Foto harus benar-benar foto: minimal 700 piksel di sisi terpendek, dan bentuknya wajar, bukan potongan memanjang. Batas itu menyaring tangkapan layar dan gambar dari thread chat, bukan kamera ponsel siapa pun.
3. Review
Listing masuk antrean dan diperiksa sebelum tayang. Kalau ditolak, alasannya ditulis dan bisa kamu baca di dasbor, lalu diperbaiki. Penolakan tanpa alasan bukan moderasi, itu jalan buntu.
4. Terjual
Barang keluar dari katalog begitu ada yang membayar. Kamu punya waktu untuk mengirim, dan caranya satu tombol di halaman pesanan: pesan kurir.
Kurirnya tidak kamu pilih di situ, karena pembeli sudah membayar layanan tertentu saat checkout. Ongkirnya juga sudah dibayar di muka, jadi tidak ada yang perlu kamu talangi di konter, dan resinya datang dari ekspedisinya sendiri. Bawaannya kurir menjemput ke alamat asalmu; sebagian ekspedisi juga melayani drop off ke agen, dan pilihan itu muncul kalau ekspedisi yang dipakai memang menerimanya.
5. Dana cair
Uang pembeli ditahan sampai mereka mengonfirmasi barang diterima. Setelah itu, dana masuk ke daftar pencairan dan kamu mengajukan penarikan ke rekening atau e-wallet sendiri.
Penahanan itu memang menambah jeda, dan itu memang gunanya: penahanan dana adalah alasan pembeli berani mengirim uang duluan ke orang yang tidak mereka kenal.
Kalau ada masalah
Selama barang belum dikirim, pembeli boleh membatalkan. Setelah dikirim, jalurnya berubah jadi komplain, dan komplain butuh alasan serta bukti foto, kecuali untuk kasus barang tidak pernah sampai, yang memang tidak bisa difoto.
Semua percakapan soal satu pesanan sebaiknya tetap di obrolan pesanan, bukan di DM. Bukan demi aturan, tapi karena kalau ada yang perlu ditengahi, yang bisa dibaca hanyalah yang tercatat.
Baru mau mulai? Titip barang pertama. Kalau helm, dua tulisan ini bisa dibaca dulu: status SNI dan umur pakai.



